Nyanyian Dandim Mojokerto Meriahkan Jambore Mahasiswa Cipayung
Mojokerto,
- Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., turut menyumbangkan
sebuah lagu di acara Jambore Mahasiswa Cipayung Plus Jawa Timur, di Kawasan
Duyung Trawas Hill (DTH), Trawas Kabupaten Mojokerto, Sabtu (21/09/2019).
Pada
kesempatan tersebut, Dandim 0815 bersama panitia pelaksana melantunkan Lagu
Selow yang biasa dinyanyikan Wahyu Ramdani, yang diikuti ratusan mahasiswa
peserta Jambore yang berseragam kaos putih.
Untuk
diketahui, kegiatan bertajuk "Cipayung Plus Jawa Timur Youth Leadership
Camp", bertema Mahasiswa Sebagai Pemimpin Masa Depan, yang berlangsung di
Kawasan Duyung Trawas Hill (DTH), Trawas Kabupaten Mojokerto, dibuka Kapolda
Jawa Timur , Irjen Pol Luki Hermawan.
Jambore Youth
Leadership Camp diikuti sejumlah Organisasi Mahasiswa, yakni HMI, PMII, GMNI,
PMKRI, KAMMI, GMKI, IMM dan KMHDI, dan akan berlangsung hingga 22 September.
Dandim 0815,
Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., menyampaikan apresiasi positif atas
pelaksanaan Jambore Mahasiswa Cipayung Plus Jawa Timur. "Semoga melalui even ini, para Mahasiswa
mampu mencetuskan ide-ide positif maupun inovasi bagi kemajuan bangsa", ungkapnya.
Hadir dalam
kegiatan, antara lain Gubernur Jatim diwakili Ibu Ana Teresia, Kapolrestabes
Surabaya, Kapolres Mojokerto, Kapolres Mojokerto Kota, Forpimka Trawas, Panitia
Pelaksana Jambore, Ridwan Tanatfeto dan Andreas Susanto, Para Ketua Organisasi
Mahasiswa, BEM, dan undangan lainnya
Babinsa Jetis Aktif Dampingi Petani Rawat Tanaman Jagung
Mojokerto,
- Serka M. Setyo Budi, Babinsa Koramil 0815/07 Jetis Kodim 0815 Mojokerto
selalu menyempatkan waktunya untuk berinteraksi dengan para petani di desa
binaanya melalui kegiatan pendampingan pertanian. Kali ini mendampingi perawatan tanaman jagung
di Dusun Sidogede Desa Perning Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,
Kamis (19/09/2019).
Menurut
Babinsa Perning, Serka M. Setyo Budi, perawatan tanaman jagung berlangsung di
lahan seluas satu hektare milik Selar, anggota Poktan Tani Lestari yang
ditanami jagung varietas Pertiwi berumur 30 hari setelah tanam (hst).
Hal yang perlu
diperhatikan dalam perawatan antara lain kita harus selalu cermat melakukan
pengamatan tanaman dari serangan hama penyakit dan gulma. “Selain itu perlu
diperhatikan juga kebutuhan air dan pemupukan sehingga produksi panen lebih
optimal”, ungkap Serka Setyo Budi.
Selar sebagai
pemilik lahan merasa termotivasi dengan proaktifnya Babinsa yang selalu
menyambangi para petani di wilayahnya. Dirinya juga sangat senang karena
Babinsa sering turun langsung ke lapangan berkomunikasi dengan para petani.
Masih di
wilayah Koramil 07/Jetis, kegiatan pendampingan perawatan tanaman jagung juga
dilakukan Pelda Santoso di lahan seluas satu hektar milik Mulyono, anggota
Poktan Tani Mulya, Dusun Gondang, Desa Parengan, yang ditanami jagung varietas
Pertiwi berumur 46 hari.
Sementara itu,
dilain kesempatan, Danramil 0815/07 Jetis Kapten Inf Sasminto, mengungkapkan,
para Babinsa harus selalu proaktif melakukan pendampingan kepada petani di
wilayah binaan masing-masing, baik saat persiapan pengolahan lahan, masa tanam,
masa perawatan hingga panen tiba.
“Hal ini
(pendampingan) harus terus dilakukan guna mendukung upaya khusus ketahanan
pangan khususnya di wilayah Jetis. Selain itu, melalui aktivitas pendampingan
semakin terbangun komunikasi dan interaksi antara Babinsa dan para petani di
wilayah binaan,” tandas pria kelahiran Mojoanyar, Mojokerto.
Rakor Tiga Pilar Kecamatan Kranggan, Ini Kata Danramil Magersari
Mojokerto,
- Dalam rangka mengoptimalkan pembinaan wilayah, Forum Pimpinan Kecamatan
(Forpimka) Kranggan Kota Mojokerto, menggelar pertemuan di Ruang Rapat Kantor
Kecamatan Kranggan, Jalan PB Sudirman Nomor 40, Kota Mojokerto, Jawa Timur,
Rabu (18/09/2019).
Pertemuan tiga
pilar ini untuk membahas keamanan di wilayah Kecamatan Kranggan, terutama
dengan maraknya peredaran Narkoba. Kita harus satukan sikap dan langkah untuk
memerangi dan memberantas Narkoba. Demikian diungkapkan Camat Kranggan, Rachmi
Widjajanti, S.Sos., MM., saat membuka pertemuan.
“Respon
pelaksanaan lomba Perang terhadap Narkoba sangat baik seperti di Kelurahan Meri
beberapa waktu lalu, semoga hal ini dapat diikuti oleh kelurahan lain dan
berdampak positif bagi pemberantasan Narkoba,” ungkapnya.
Sementara itu,
Danramil 0815/19 Magersari Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Inf Desto Jumeno,
menyampaikan, permasalahan Narkoba yang kian marak di wilayah perkotaan harus
dicegah melalui aksi nyata berupa pembinaan di lingkungan terkecil, yaitu
keluarga, RT-RW, Lingkungan dan Kelurahan, khususnya para remaja, agar tidak
salah pergaulan dan menjadi korban penyalahgunaan Narkoba.
“Peran Tiga
Pilar Kelurahan sangat penting dengan menggandeng tokoh agama, tokoh
masyarakat, tokoh pemuda dan kalangan pendidikan guna mencegah dan memberantas
peredaran Narkoba. Selain itu untuk mewujudkan keamanan wilayah diperlukan
pemantauan dan pengawasan rumah kos, kontrakan dan home stay,” tandasnya.
Untuk itu
sinegritas tiga pilar harus benar-benar berjalan secara optimal guna mewujudkan
keamanan di lingkungan sekaligus sebagai bentuk pembinaan wilayah. “Bila ada
permasalahan di wilayah segera diselesaikan secara bersama-sama hingga tuntas,”
pintanya.
Masih dalam
suasana pertemuan, Kapolsubsektor Kranggan Ipda Sudarsono, juga mengajak untuk
melaksanakan pembinaan agar masyarakat sadar hukum, termasuk meningkatkan
penjagaan Pos Kamling sehingga tercipta keamanan di wilayah Kecamatan Kranggan.
Dalam acara
yang bertajuk “Rapat Koordinasi Tiga Pilar Kecamatan Kranggan Dalam Rangka Cipta
Kondisi Tertib, Aman dan Damai”, dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Kranggan Moh.
Sholikin, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kasi Trantib Kelurahan se-Kecamatan
Kranggan.
Perwakilan Kodim 0815 Mojokerto Raih Juara III Lomba Tari Remo Tingkat Kodam
Mojokerto,
- Perwakilan Pelajar dari Kodim 0815 Mojokerto berhasil menduduki peringkat III
pada Lomba Tari Remo Tingkat KodamV/Brawijaya dalam rangka Komsos Kreatif.
Perwakilan
Kodim 0815 Mojokerto yang berhasil meraih Juara III yaitu Tim Tari Remo dari
SMAN Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, berkesempatan menerima penghargaan
dari Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe PB, saat penutupan Lomba Komsos
Kreatif yang berlangsung di Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya,
Selasa (17/09/2019).
Sebelum
dinyatakan lolos untuk maju ke tingkat Kodam, perwakilan Kodim 0815 Mojokerto,
yakni SMAN Dawarblandong dan SMAN Sooko berhasil menyabet Juara I dan II, di
tingkat Korem. Bahkan kedua Tim Tari
Remo ini merupakan hasil seleksi di tingkat Kodim dengan peserta dari seluruh
SMA se-Mojokerto Raya.
Untuk
diketahui dalam Lomba Tari Remo di Tingkat Kodam, Kodim 0815 Mojokerto
mengirimkan dua tim, yakni dari SMAN Dawarblandong dan SMAN Sooko, namun yang
berhasil meraih juara hanya SMAN Dawarblandong.
Untuk Lomba Fotografi Kemanunggalan TNI - Rakyat, Kodim 0815 juga
mengirimkan Sinta Nur Fitria dari SMKN 1 Dlanggu.
Turut
mendampingi Tim Tari Remo Perwakilan Kodim 0815 dalam Lomba Komsos Kreatif
yaitu Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Hari Subiyanto, Danramil 0815/08
Dawarblandong, Kapten Caj M. Lutfi Anam, Danramil 0815/14 Dlanggu Kapten Inf
Eko Wahyudi, Bati Staf Terdim 0815 Mojokerto, Guru Pendamping dari
masing-masing sekolah.
BPP Gondang Gandeng Koramil Sosialisasikan Alat Penabur Pupuk Jagung Tradisional
Mojokerto,
- Koramil 0815/18 Gondang Kodim 0815 Mojokerto bersama Balai Penyuluh Pertanian
(BPP) Kecamatan Gondang, mensosialisasikan “Alat Penabur Pupuk Jagung
Tradisional”, bagi kelompok tani di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten
Mojokerto. Hal tersebut disampaikan Danramil 0815/18 Gondang Kapten Inf Wiyanto
melalui sambungan telepon selulernya, Selasa (17/09/2019) sore.
Menurut
Danramil, alat penabur pupuk jagung tersebut, disosialisasikan kepada Poktan Makmur
2, Dusun Kuten, Desa Karangkuten, pada Senin (16/09) kemarin. “Alat tersebut, pertama kali disosialisasikan
kepada Poktan Makmur 2 dan langsung dipraktekan di lahan milik Pak Soleh yang
ditanami jagung Hibrida Varietas Bisi 816,” terangnya.
Sementara
Koordinator PPL Kecamatan Gondang, Muklisah, SP., saat dikonfirmasi,
membenarkan adanya sosialisasi alat penabur pupuk jagung tradisional. Menurutnya, alat tersebut dirakit oleh
Khoirul Anam, PPL BPP Kecamatan Gondang.
“Dengan adanya
alat tersebut, akan memudahkan petani dalam pemupukan jagung, hemat tenaga, dan
pupuk tidak melebar/terbuang. Dengan alat ini proses pemupukan akan lebih
efisien dan lebih murah karena lebih hemat dalam penggunaan tenaga kerja,”
ungkapnya.
Ditambahkan
Bati Tuud Koramil 0815/18 Gondang, Pelda Rudy Suhartono, saat sosialisasi di
lahan jagung milik Soleh, diawali dengan penjelasan sekaligus pengenalan Alat
Penabur Pupuk Jagung oleh PPL, Khoirul Anam, dilanjutkan praktek pemupukan oleh
Koordinator PPL, Muklisah, SP., dan Batituud Koramil Gondang selanjutnya oleh
anggota PPL dan anggota Poktan Makmur 2.
Masih kata
Bati Tuud, sesuai penjelasan PPL, cara penggunaan alat tersebut, pertama pupuk
dimasukkan ke dalam tabung paralon sebanyak 2 hingga 2,5 kilogram atau sesuai
takaran dengan menggunakan corong, selanjutnya alat tersebut
ditekan/dihentakkan ke tanah dekat akar tanaman jagung secara bergantian dan
disesuaikan dengan kebutuhan pupuk tanaman.
“Ada sejumlah
manfaat dari penggunaan alat tersebut diantaranya, mempermudah dan mempercepat
pekerjaan, proses pemupukan bisa dilakukan sambil berdiri, tidak lagi harus
menunduk/membungkuk, lebih hemat biaya karena akan mengurangi tenaga kerja,”
ungkapnya.
Sekedar
informasi, untuk bahan pembuatan alat pemupukan jagung tersebut, diantaranya
pipa PVC ukuran 2 dim, 3/4 dim dan ukuran dim inci ditambah sekrup, cincin
pengunci dan sambungan pipa. Namun kebutuhan bahan tersebut menyesuaikan dengan
alat yang akan dibuat.
Dukung Swasembada Pangan, Koramil 0815/12 Ngoro Terjunkan Babinsa Dampingi Petani
Mojokerto,
- Guna memaksimalkan upaya khusus ketahanan pangan, Koramil 0815/12 Ngoro Kodim
0815 Mojokerto mengerahkan para Babinsa untuk melaksanakan pendampingan
pertanian di wilayah binaan masing-masing.
Salah satunya
Sertu Samhudi yang melaksanakan pendampingan pengolahan lahan sawah milik
Sutoyo, Poktan Tani Sidorejo, Dusun Sidorejo Desa Wonosari Kecamatan Ngoro
Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (17/09/2019).
Sertu Samhudi
yang turun langsung di lokasi, mengungkapkan, areal persawahan seluas 5.000
meter2 atau setengah hektar tersebut, pengolahan lahan dilakukan menggunakan
satu unit traktor tangan (hand tractor) milik kelompok tani.
Menurutnya,
pengolahan lahan atau pembajakan sawah ini bertujuan untuk membalikan
tanah. “Ini proses pembalikan tanah
sekaligus menggemburkan lapisan tanah atas yang semula keras agar menjadi
gembur dan melumpur,” terangnya.
Pembajakan ini
juga bertujuan untuk menghindari tanah jenuh karena sering ditanami yang akan
mengakibatkan berkurangya kesuburan tanah. “Melalui proses pembajakan ini maka
kerak tanah akan teraduk sehingga udara dan cahaya dapat menyentuh tanah kebih
dalam dan meningkatkan kesuburan,” tegasnya.
Masih di
wilayah Koramil Ngoro, kegiatan pendampingan pertanian juga berlangsung di
Dusun Oro Oro Jipang Desa Purwojati. Di lokasi seluas setengah hektar milik
Agus Sunarso, Pok Tani Oro Oro Jipang, dilakukan penanaman padi varietas Situ
Bagendit secara manual dengan didampingi Babinsa setempat, Sertu Arshad Ware
Wale.
Pada
kesempatan berbeda, Danramil 0815/12 Ngoro Kapten Inf Khoiri mengungkapkan,
kegiatan pendampingan pertanian merupakan aksi nyata sekaligus bentuk
keseriusan para Babinsa dalam mendukung peningkatan produksi pangan, ketahanan
pangan sekaligus meningkatkan pendapatan petani di wilayah.
“Melalui pendampingan ini, diharapkan semakin
terjalin komunikasi dan interaksi antara Babinsa dan petani sehingga
memperkokoh Kemanunggalan TNI – Rakyat,” ungkap Danramil yang asli kelahiran
Ngoro Mojokerto.
Hadiri Haul, Danpos Mojoanyar Ajak Perkokoh Persatuan Dan Kesatuan
Mojokerto,
- Untuk mempererat jalinan silaturahmi
dengan segenap tokoh dan komponen masyarakat di wilayah binaan,
Danposramil Mojoanyar Kodim 0815 Mojokerto, Lettu Inf Akhmad Rifa’i menghadiri
Pengajian Umum di Pondok Pesantren Baitul Yakin Al-Hasan, Dusun Kuripan RT 05
RW 04 Desa Jumeneng, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, Senin
(16/09/2019) malam.
Pengajian Umum
dalam rangka Haul Ke-5 Kyai Haji Hasan Bisri
yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Baitul Yakin Al-Hasan, dihadiri
Camat Mojoanyar diwakili Kasi Kesra H.
Buyani, SH., Kapolsek Mojoanyar diwakili Babhinkamtibmas Bripka Galis, Babinsa
Jumeneng Serda Supardi, dan Perangkat Desa Jumeneng.
Pada
kesempatan tersebut, Danposramil Mojoanyar, Lettu Inf Akhmad Rifa’i, dalam
sambutannya, diantaranya mengajak untuk menjaga dan memelihara kerukunan dan
kekompakan. Terwujudnya kerukunan di lingkup desa akan mendukung terciptanya
persatuan dan kesatuan di tingkat daerah maupun
nasional.
Bila kilas
balik sejarah, NKRI ini dibangun dari perjuangan seluruh komponen bangsa, baik
para kyai, ulama, santri dan semua golongan bersama Laskar Pejuang. “Untuk itu
hasil perjuangan yang sudah diwujudkan dalam bentuk kemerdekaan ini wajib kita
pertahankan dan isi dengan kegiatan positif demi kejayaan dan keutuhan NKRI,”
ajaknya.
Danposramil
Mojoanyar juga menghimbau agar seluruh warga masyarakat berpartisipasi aktif
dalam menciptakan wilayah yang aman dan kondusif, karena keamanan wilayah
Mojoanyar ini merupakan tanggung jawab bersama.
Pantauan di lapangan,
kegiatan pengajian umum tersebut diisi dengan tausiyah oleh KH. Hasyim Khambali
dari Gresik dan Hj. Siti Hajar dari Mojokerto serta pemberian santunan kepada
anak yatim dan kaum dhuafa. Turut hadir dalam acara tersebut, tokoh agama,
tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan ratusan warga masyarakat setempat.
Dukung Ketahanan Pangan Di Wilayah, Babinsa Koramil Trawas Bantu Petani Panen Padi Inpari
Mojokerto,
- Selain melaksanakan pembinaan teritorial dalam rangka pembinaan wilayah, para
Babinsa Koramil jajaran Kodim 0815 Mojokerto melaksanakan kegiatan pendampingan
pertanian guna membantu petani meningkatkan produksi pangan.
Seperti yang
dilakukan Babinsa Seloliman Koramil 0815/17 Trawas Koptu Yudi Dwi Irwanto,
turun langsung mendampingi dan membantu petani panen padi di Dusun Biting Desa
Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin
(09/09/2019).
Babinsa
Seloliman, Koptu Yudi Dwi Irwanto mengungkapkan, kegiatan pendampingan panen
padi varietas Inpari-2 dilakukan di lahan seluas 3.000 meter2 atau 0,3 hektar
milik Ibu Kani, Anggota Poktan Sumber Makmur-I, Dusun Biting, Desa Seloliman.
“Panen padi
ini dilakukan secara manual dengan bantuan tenaga buruh tani dari desa sekitar
dan langsung dirontokan menggunakan alat perontok padi tradisional milik
petani,” ungkap Babinsa Seloliman, Koptu Yudi Dwi Irwanto.
Sesuai
pengamatan Babinsa, panen padi di lokasi tersebut, diprediksikan mampu
menghasilkan gabah kering panen (GKP) sebanyak 2,3 ton, berarti dalam satu
hektar produksi padi yang dihasilkan mencapai 7,6 ton. “Sementara harga GKP
saat ini ditingkat petani pada kisaran Rp 4.600,- per kilogram, dan harga gabah kering giling
(GKG) mencapai Rp 4.800, - s.d. 5.000,-, terangnya.
Pada
kesempatan berbeda, Danramil 0815/17 Trawas, Kapten Inf Suparno, aktivitas
pendampingan pertanian merupakan upaya khusus ketahanan pangan guna membantu
petani di wilayah binaan dalam meningkatkan dan mewujudkan swasembada pangan
sesuai yang diprogramkan pemerintah.
“Pendampingan
ini merupakan bentuk dukungan Satuan Komando Kewilayahan termasuk Koramil guna
membantu petani dalam mewujudkan swasembada pangan sehingga tercapai ketahanan
pangan di wilayah,” ungkap Danramil.
Begini Cara Danramil 0815/18 Gondang Melepas Anggota Yang Pindah Tugas
Mojokerto, - Koramil 0815/18 Gondang Kodim 0815 Mojokerto menggelar pertemuan rutin dan rekreasi bersama, di Obyek Wisata Alam Lembah Mbencirang, Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (07/09/2019).
Kegiatan bertajuk "Pertemuan Rutin Dan Rekreasi Keluarga Besar Koramil 0815/18 Gondang", dipimpin langsung Danramil 18, Kapten Inf Wiyanto dan Ketua Persit KCK Ranting 19 Koramil Gondang, Ny. Wiyanto serta diikuti Personel Militer, Anggota Persit KCK beserta keluarga, sedikitnya 60 orang.
Danramil 0815/18, Kapten Inf Wiyanto, mengungkapkan, pertemuan rutin dan wisata bersama ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan menjalin keakraban antara pimpinan dan anggota sekaligus lebih mengenal antar keluarga besar Koramil Gondang.
Masih kata Danramil, sengaja dirinya memilih lokasi di Lembah Mbencirang ini, selain udaranya segar dan panorama alam yang indah juga untuk mengenalkan obyek wisata alam Lembah Mbencirang.
"Karena tidak semua anggota Koramil berasal dari Gondang atau Mojokerto, bahkan yang asal Mojokerto juga belum tentu mengetahui dan pernah ke Mbencirang. Kita ingin suasana kebatinan yang berbeda dari biasanya, karena di alam pegunungan suasananya lebih fresh dan teduh", tandasnya.
Dalam pertemuan rutin dan rekreasi bersama ini, juga dilakukan acara pelepasan anggota Koramil 0815/18 Gondang yang mutasi ke Koramil 0815/09 Mojosari, atas nama Serda Prihartono.
Usai pertemuan rutin dan acara pelepasan dilanjutkan wisata bersama untuk menikmati indahnya panorama alam Lembah Mbencirang dengan latar Gunung Welirang dan Gunung Anjasmoro.
Tampak suasana penuh keakraban dan kekompakan antar anggota dan keluarga yang ditandai dengan makan bersama. Terlebih anak-anak yang begitu gembira bermain di arena kolam renang dan sejumlah spot permainan lainnya.
Bentuk Karakter Generasi Muda, Danramil 0815/19 Magersari Bekali Wasbang Siswa-Siswi SMPN 1 Kota Mojokerto
Mojokerto, - Dalam upaya membentuk generasi muda yang berkarakter, Danramil 0815/19 Magersari Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Inf Desto Jumeno membekali wawasan kebangsaan bagi siswa-siswi SMPN 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (04/09/2019).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMPN 1 Kota Mojokerto, Jalan Gajah Mada Nomor 143 Kota Mojokerto, diikuti siswa-siswi Kelas VIII dan Kelas IX serta dihadiri Kepala Sekolah, Mulib, S.Pd., M.Pd., beserta Guru Pembimbing, Eko Siswanto, S.Pd beserta tiga orang.
Pemberian materi wawasan kebangsaan merupakan salah satu upaya untuk membekali generasi muda agar menjadi generasi yang tangguh, bermoral, memiliki toleransi dan semangat gotong royong. Melalui Wasbang ini diharapkan pada diri siswa akan tertanam nilai-nilai disiplin, semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Demikian disampaikan Danramil 0815/19 Magersari, Kapten Inf Desto Jumeno saat mengawali materinya.
Di hadapan 100-an siswa-siswi, Danramil menjelaskan tentang proxy war (secara sederhana) dan ancaman non militer (nir-militer), seperti ancaman yang berdimensi sosial budaya dan teknologi informasi. “Maraknya peredaran Narkoba yang seakan tak terbendung salah satu tujannya untuk merusak generasi muda agar Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lemah,” tandasnya.
Demikian pula dengan teknologi informasi, seperti media sosial bila tidak disikapi secara bijak oleh para penggunanya akan merusak keharmonisan, terjadinya permusuhan bahkan sampai dengan adu domba yang menyebabkan perpecahan. “Untuk itu kita harus bijak dalam menggunakan media sosial, hati-hati terhadap berita bohong (hoax), jangan mudah termakan isu atau terprovokasi,” pintanya.
Pada kesempatan tersebut, Danramil menjelaskan tentang bela negara yang merupakan hak sekaligus kewajiban bagi seluruh warga negara Indonesia, guna menghadapi berbagai ancaman. Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, tak luput dari penjelasan Danramil.
Masih dalam rangkaian Wasbang, usai menerima materi teori, para siswa juga dibekali materi kedisiplinan berupa praktek baris berbaris (PBB) oleh Tim dari Koramil 0815/19 Magersari yang dipimpin Peltu Abdul Wahib, dan berlangsung di lapangan sekolah setempat.
Komsos Danramil 05/Gedeg Hadiri Pelantikan Perangkat Desa
Mojokerto, - Danramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815 Mojokerto, Kapten Inf Mulyono bersama Forpimka hadir di acara pelantikan perangkat desa, di Balai Desa Pagerjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jum'at (30/08/2019) malam.
Pantauan di lapangan, prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan Muhammad Nasrulloh sebagai Kaur Umum dan Perencanaan, dilakukan langsung Kepala Desa Pagerjo, Puji Yuli Ambarwati.
Usai memberikan selamat, Kades berpesan kepada Pejabat Kaur Umum dan Perencanaan untuk segera beradaptasi dengan lingkungan tugas guna mengabdi demi kepentingan masyarakat dan kemajuan desa Pagerjo.
Sementara itu, Danramil 0815/05 Gedeg Kapten Inf Mulyono, saat dimintai pendapatnya mengatakan,
keberadaannya di prosesi pelantikan perangkat desa, selain membangun komunikasi sosial dengan komponen masyarakat, juga sekaligus pembinaan wilayah.
Danramil berharap, perangkat desa yang baru dilantik ini mampu mendedikasikan pengabdiannya demi kemajuan dan kemakmuran desa maupun warga masyarakat.
Tampak hadir dalam kegiatan, antara lain, Staf Dinas PMD Kabupaten Mojokerto, Camat Gedeg Tjatoer Edy Novianto, S.Sos, Kapolsek, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Ketua BPBD, Ketua LPM, dan segenap undangan.
Pertemuan Rutin Gapoktan, Danramil Kota : Siap Kawal Ketahanan Pangan
Mojokerto,
- Dua Danramil di wilayah Kota Mojokerto, yakni Danramil 0815/01 Prajurit Kulon
Kapten Kav Rohyadi dan Danramil 0815/19 Magersari Kapten Inf Desto Jumeno
menghadiri pertemuan rutin Gapoktan Kota Mojokerto, Kamis (29/08/2019).
Pertemuan yang
berlangsung di Ruang Rapat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto,
Jalan Raya Suromulang Timur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon,
Kota Mojokerto, Jawa Timur, dibuka
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Mojokerto, Drs. R. Happy Dwi
Prasetyawan, M.Si.
Di awal acara,
Ka Dinas Hanpangan dan Pertanian Kota Mojokerto, Drs. R. Happy Dwi Prasetyawan,
M.Si., diantaranya menyampaikan, pertemuan rutin Gapoktan Kota Mojokerto yang
dilaksanakan setiap bulan ini merupakan forum tanya jawab dan bertukar pendapat
seputar ketahanan pangan.
“Melalui
pertemuan ini, bisa disampaikan setiap permasalahan dan kendala yang dihadapi
di lapangan, khususnya terkait sarana dan prasarana pertanian, sehingga dapat
dicarikan solusi untuk mengatasinya,” ungkapnya.
Berbeda dengan
pertemuan sebelumnya, pada pertemuan kali ini, pihak Dinas Ketahanan Pangan dan
Pertanian Kota Mojokerto, sengaja mengundang narasumber dari Ampel, Boyolali,
Jawa Tengah untuk memberikan sosialisasi cara membuat rumah mikroba dan pupuk
organik, yang sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pangan, baik untuk
pertanian maupun peternakan.
Untuk
diketahui, dari rumah Mikroba ini dihasilkan plasma-plasma yang dapat digunakan
untuk meningkatkan kwalitas dan kwantitas pertanian, perikanan dan
peternakan. Untuk hasilnya seperti beras
organik, sayur organik dan lainnya.
Pada
kesempatan tersebut, Danramil 0815/19 Magersari, Kapten Inf Desto Jumeno,
diantaranya menyampaikan, terkait upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan khususnya
Pajale (padi, jagung dan kedelai), alat mesin pertanian (Alsintan) guna
mendukung pencapaian swasembada pangan di wilayah.
“Namun
tentunya, untuk mewujudkan kondisi tersebut (swasembada pangan), selain
diperlukan kerja sama semua pihak yang sinergis dan terpadu, juga harus
didukung ketersediaan Alsintan, sarana dan prasarana pertanian lainnya”
ungkapnya.
Hadir dalam
kegiatan tersebut sekitar 75 orang
antara lain, Ketua Gapoktan Kota Mojokerto, Suhartono, Koordinator PPL,
PPL, Poktan dan Perwakilan Petani se-Kota Mojokerto, Babinsa Surodinawan
Koramil 0815/01 Prajurit Kulon Serka Hernan dan undangan lainnya.
Danpos Ramil Mojoanyar Hadiri Pelantikan Pera
Mojokerto, - Danpos Ramil Mojoanyar Kodim 0815 Mojokerto, Lettu Inf Akhmad Rifa’i bersama Forpimka hadir di acara pelantikan perangkat desa, yang berlangsung di Balai Desa Sumberjati, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (28/08/2019) malam.
Tercatat sejumlah empat perangkat desa yang dilantik, yakni Kasi Pemerintahan, Putri Oraini Anggraini (25), Kasi Kesejahteraan Jarwati Ningtyas (27), Kaur Umum dan Perencanaan, Krista Eka Yuliana (29), dan Kaur Keuangan, Afif Rosalia Indamayanti (24).
Usai mengambil sumpah dan melantik keempat perangkat desa, Kades Sumberjati, Dodik Supriyanto, menyampaikan ucapan selamat kepada perangkat desa yang baru disumpah dan dilantik, segera beradaptasi dengan tugas yang diembannya sehingga mampu melaksanakan tugas dengan penuh amanah, penuh loyalitas dan senantiasa mengedepankan kepentingan masyarakat.
Senada dengan Kades, Camat Mojoanyar, Amsyar Azhari Siregar, SE., MM., juga meminta perangkat desa yang baru dilantik untuk beradaptasi dengan tugas dan kewajiban yang diemban serta mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Masih di lokasi kegiatan, Danpos Ramil Mojoanyar, Lettu Inf Akhmad Rifa’i saat dimintai pendapatnya, mengatakan kehadirannya bersama Forpimka dalam kegiatan tersebut dalam rangka pembinaan wilayah.
"Semoga para perangkat desa ini, mampu berkontribusi bagi kemajuan dan kemakmuran desa maupun warga Sumberjati serta memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Tampak hadir dalam kegiatan, antara lain Kepala Dinas PMD Kabupaten Mojokerto, Drs. Ardhi Sepdianto, M.Si., Kapolsek Mojoanyar, AKP Adam Muhari, SH., Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD Maksum Huda, Ketua LPM Parto Susilo, Perangkat Desa, Ketua RT-RW, Anggota BPD, Anggota LPM, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan warga setempat.
Babinsa Modongan Koramil Sooko Dampingi Petani Panen Padi Ciherang
Mojokerto,
- Babinsa Koramil 0815/03 Sooko Kodim 0815 Mojokerto Pelda Sunaryo turun
langsung mendampingi petani panen padi di Desa Modongan, Kecamatan Sooko,
Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (26/08/2019).
Panen padi
varietas Ciherang di lahan seluas 5.000 meter atau 0,5 hektar milik Haryono,
anggota kelompok tani (Poktan) Margo Tani, Dusun Tangkil Desa Modongan
tersebut, dilakukan secara manual dengan bantuan buruh tani dari desa sekitar.
Pelda Sunaryo
mengungkapkan, perkiraan gabah yang dihasilkan dalam panen padi tersebut
mencapai tiga setengah ton. Berarti produktivitas padi dalam satu hektar
sebanyak tujuh ton. Namun itu belum dikurangi manakala terjadi penyusutan.
“Untuk harga
gabah kering panen (GKP) di tingkat petani saat ini berada di kisaran Rp
4.600,- per kilogram. Sedangkan harga gabah kering giling (GKG) antara Rp
4.900,- hingga RP 5.100,- akan tetapi harga tersebut bisa berubah
sewaktu-waktu,” ungkapnya.
Terpisah
Danramil 0815/03 Sooko Kapten Inf Hari Subiyanto, mengungkapkan, aktivitas
pendampingan merupakan bagian tugas dan tanggungjawab Babinsa dalam upaya
khusus ketahanan pangan guna membantu petani mewujudkan swasembada pangan
sesuai yang diprogramkan pemerintah.
Danramil
berharap dengan turunnya Babinsa ke lapangan, selain memberikan motivasi juga
mampu mengidentifikasi setiap kendala dan hambatan yang dihadapi petani guna
dicarikan solusi mengatasinya. “Namun
tentunya dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan PPL dan Poktan,” pungkas
pria kelahiran daerah Matraman.
Komsos Kreatif, Kodim 0815 Mojokerto Gelar Lomba Tari Remo Dan Fotografi
Mojokerto, -
Dalam rangka memantapkan Kemanunggalan TNI- Rakyat, Kodim 0815 Mojokerto
menggelar Komunikasi Sosial Kreatif, melalui lomba Tari Remo dan Fotografi
Kemanunggalan TNI – Rakyat antar pelajar SLTA/Sederajat se-Mojokerto Raya.
Kegiatan
bertema “Melalui Komsos Kreatif, Kita Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air, Wawasan
Kebangsaan, Dan Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara Serta Menjaga Dan
Mempertahankan Kedaulatan NKRI”, dibuka
langsung Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., di Pendopo
Griya Paramitra Jalan Gajah Mada Nomor 4 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu
(21/08/2019).
Komsos Kreatif
ini digelar dengan tujuan untuk memelihara dan meningkatkan hubungan antara
Prajurit TNI AD dengan masyarakat umum, pelajar, siswa/siswi dan mahasiswa
dalam rangka berpartisipasi dibidang pertahanan negara, membantu mengatasi
kesulitan rakyat dan mendukung tugas pokok TNI AD khususnya dalam pelaksanaan
Pembinaan Teritorial, dengan mengangkat kesenian tradisional.
Melalui
kegiatan lomba ini kita dapat melestarikan kesenian tradisional, mengangkat
kebudayaan daerah dan kearifan lokal lainnya yang ada di wilayah Mojokerto,
demikian ungkap Dandim 0815 Mojokerto, Letkol Kav Hermawan Weharima, SH.
Dandim
berharap, lomba kesenian tradisional ini, generasi muda khususnya siswa/siswi
SLTA sederajat di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, dapat berpartisipasi
dibidang pertahanan negara melalui pelestarian kesenian tradisional sehingga
semakin cinta dan bangga terhadap bangsa dan negara.
“Melalui ajang
lomba ini diharapkan akan semakin mempererat hubungan antara Prajurit TNI AD,
meneguhkan persatuan dan kesatuan serta semakin memantapkan kemanunggalan
TNI-Rakyat,” pungkasnya.
Untuk
diketahui, lomba tari remo ini diikuti 22 tim dan untuk lomba fotografi
Kemanunggalan TNI-Rakyat diikuti 32 peserta se-Mojokerto Raya. Tim Juri Lomba Tari Remo dari unsur Seniman
dan Perguruan Tinggi Kesenian Surabaya, sedangkan Tim Juri Fotografi, dari
unsur Fotografer, Jurnalis dan TNI.
Tampak hadir
dalam kegiatan antara lain, Kacab Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah
Kab/Kota Mojokerto, Kadisporabudpar Kab/Kota Mojokerto, Kasdim 0815 Mayor Inf
M. Jenal Arifin, Para Danramil, Perwira Staf, Pendamping Para Siswa dan segenap
undangan.
Babinsa Kintelan Koramil 0815/04 Puri Bantu Petani Pengairan Lahan Jagung
Mojokerto,
- Babinsa Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto Serda Yudi Setiyanto, turun
langsung mendampingi dan membantu petani mengairi lahan yang ditanami jagung di
Dusun Brangkal Wetan, Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa
Timur, Selasa (20/08/2019).
Pengairan
lahan seluas 0,8 hektar, milik Shokib, anggota Poktan Marsudi Mulyo II, yang
ditanami jagung varietas BISI-226 berumur dua bulan tersebut, dilakukan petani
dengan menggunakan mesin diesel pompa air dan dibantu Babinsa setempat, Serda
Yudi Setiyanto.
Serda Yudi
Setiyanto, mengungkapkan, pengairan lahan tanaman jagung sangat dibutuhkan pada
awal pertumbuhan, ketika tumbuh kembang, saat berbunga, ketika pengisian biji
dan masa pematangan. “Namun pengairan
lahan tanaman jagung ini disesuaikan dengan kondisi lahan. Biasanya jagung ini
ditanam di areal perkebunan dan persawahan,” ungkapnya.
Masih kata
Serda Yudi Setiyanto, pengairan lahan tanaman jagung yang ditanam di areal
persawahan lebih mudah, caranya tinggal mengalirkan air ke parit yang dibuat di
sela-sela bedengan. “Setelah air menggenang dan meresap ke bedengan yang
ditanami jagung selanjutnya alirkan air ke parit yang ada pada bedengan berikutnya,”
terangnya.
“Sementara
diareal perkebunan, rata-rata memanfaatkan air hujan, namun untuk mencukupi
kebutuhan pengairan, rata-rata petani membuat sumur bor di areal perkebunan,
demikian pula yang di areal persawahan,” imbuhnya.
Masih di
wilayah Koramil 0815/04 Puri, kegiatan pendampingan juga dilakukan di Dusun
Belahan, Desa Brayung. Di areal seluas 0,6 hektar yang ditanami varietas jagung
BISI 226 berumur dua minggu, milik Yoyok, anggota Poktan Sari Mulyo, dilakukan
pemupukan tanaman menggunakan jenis pupuk
urea dan phonska dengan didampingi Babinsa setempat, Kopda Rahadi
Santoso.
Pada
kesempatan berbeda, Danramil 0815/04 Puri, Kapten Arh Supriyono, mengungkapkan,
aktivitas pendampingan yang dilakukan para Babinsa merupakan upaya khusus
ketahanan pangan guna membantu petani meningkatkan produktivitas pangan
khususnya jagung di wilayah tugas masing-masing.
“Turunnya
Babinsa ke lapangan, selain untuk memotivasi para petani, juga diharapkan dapat
mengetahui kendala dan hambatan yang dihadapi petani sehingga mampu membantu
mencarikan solusi untuk mengatasi,” pungkas mantan Pasiter Kodim 0815
Mojokerto.
Babinsa Pulorejo Koramil Pralon Lakukan Pengecekan Hama Tanaman Jagung
Mojokerto,
- Kendati berada di wilayah perkotaan, Koramil 0815/01 Prajurit Kulon Kodim
0815 Mojokerto tetap melaksanakan tugas pendampingan ketahanan pangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan
Pulorejo, Pelda Suryono, yang turun langsung mendampingi petani, di Lingkungan
Balongkrai, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jawa
Timur, Senin (19/08/2010).
Pendampingan
perawatan tanaman jagung kali ini berupa pengecekan hama dan penyakit tanaman
yang berlangsung di lahan seluas 3.000 meter yang ditanami jenis jagung NK 212
atau yang dikenal dengan Wiro Sableng berumur 2,5 bulan, milik Ibu Sholehah,
Anggota Poktan Subur Dadi,
Pelda Suryono
mengungkapkan, pendampingan terhadap petani jagung dengan sasaran pengecekan
hama tanaman dan diketahui hingga saat ini tanaman jagung Ibu Sholehah, tidak
ada tanda-tanda terserang hama atau penyakit.
“Di wilayah
Pulorejo, Pralon, untuk lahan yang ditanami jagung dan kedelai tidak banyak,
rata-rata petani memilih untuk menanam padi. Meskipun demikian pendampingan
tetap dilakukan karena sudah menjadi tugas Babinsa,” tambah pria paruh baya asal Magelang, Jawa Tengah.
Sementara itu,
Ibu Sholehah, warga RT 02 RW 01 Lingkungan Balongkrai, Pulorejo, mengucapkan
terima kasih dengan adanya pendampingan terhadap petani yang dilakukan Babinsa
sehingga menjadi penyemangat dirinya dan petani lainnya dalam bercocok tanam.
Terpisah,
Danramil 0815/01 Prajurit Kulon, Kapten Kav Rohyadi saat dikonfirmasi melalui
pesan Whats App, menegaskan, aktivitas pendampingan yang dilakukan para Babinsa
merupakan bagian upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan guna membantu petani
meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas padi, jagung dan kedele
(Pajale).
“Kegiatan ini
(pendampingan, -red) sudah menjadi komitmen kita dalam mendukung dan
mensukseskan swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah. Selain itu, melalui pendampingan terhadap
petani ini, diharapkan semakin memperkokoh Kemanunggalan TNI-Rakyat,” pungkas
Danramil.
Pos Ramil Mojoanyar Benahi Pangkalan
Mojokerto, -
Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815 Mojokerto terus berbenah diri melakukan
pembenahan pangkalan dengan tujuan untuk memperindah pangkalan Makoposramil
yang terletak di Jalan Sultan Agung Nomor 1 Desa Sadartengah Kecamatan
Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.
Danposramil
Mojoanyar Lettu Inf Ahkmad Rifa’i saat ditemui usai gladi upacara di Pemkab,
Jum’at, (16/08/2019) mengungkapkan, kegiatan merupakan upaya pembinaan
pangkalan dalam rangka pembinaan satuan. “Pembenahan pangkalan ini sudah
dimulai sejak Selasa (13/08) lalu dan diperkirakan akan tuntas pada minggu
depan,” ungkapnya.
Untuk sasaran
pembenahan pangkalan, sementara itu melakukan pavingisasi area Makoposramil
dengan ukuran 30 X 30 meter menggunakan paving block ukuran 20 x 10 x 15
centimeter yang dikerjakan oleh Tim Tukang dari Pok Tuud Kodim 0815 dan
Personel Pos Ramil Mojoanyar.
“Sedikitnya 20
personel dilibatkan dalam pekerjaan ini, 10 personel dari Tim Pertukangan Kodim
0815 dipimpin Pelda Yudi Warianto, dibantu anggota Pos Ramil Mojoanyar 10
personel. Pengerjaan pangkalan ini juga sudah ditinjau Dandim 0815 Mojokerto
Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., pada Kamis (15/08) kemarin,” terang pria
kelahiran Pasuruan.
“Pangkalan ini
milik satuan, untuk itu agar seluruh anggota menanamkan dan menumbuhkan rasa
memiliki satuan sehingga mempunyai kepedulian dan berinisiatif untuk menjaga,
merawat dan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di pangkalan,” pintanya.
Sementara
pantauan di lapangan, kegiatan pembenahan pangkalan tampak Tim Pertukangan dari
Pok Tuuddim 0815 dan personel Posramil Mojoanyar, bahu membahu secara
bergotongroyong melakukan pengerjaan pavingisasi sesuai sektor pembagian tugas
masing-masing.































