Bersama PPL Babinsa Randugenengan Koramil Dlanggu Dampingi Poktan Pengubinan Padi
Mojokerto. Untuk
mensukseskan program ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0815/14
Dlanggu Kodim 0815/Mojokerto Serka Jainudin turun ke sawah mendampingi
pengubinan padi kelompok tani Margo Rukun, Dusun Sukosari Desa Randugenengan
Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto, Senin (02/04/2018).
Kali
ini, pengubinan padi di lahan seluas 0,28 hektar milik Rohman Adi, Ketua Poktan
Margo Rukun, dilakukan Babinsa Koramil 14/Dlanggu bersama
Koordinator PPL Kecamatan Dlanggu, Supramonorini, SP, PPL Desa Randugenengan
Nur Fadli, SP serta enam orang PPL dari BPP Kecamatan Dlanggu, yakni Anik
Sulistyas, SP, Abd. Mujib Efendi, Yudi Setiawan, SP, Aris Rahman, Didik
Aprillah dan Agus Sutono, SP.
Pantauan langsung Serka
Jainudin, pada pengubinan padi varietas Ciherang di ubinan seluas 2,5 x 2,5
meter didapat hasil panjang malai 30 cm, jumlah bulir 180, jumlah
anakan 17, jumlah rumpun 143, dan berat ubinan 4,2 kg. Prediksi
produktivitas panen dalam satu hektar mencapai 6,7 ton, sementara harga gabah
kering panen (GKP) saat ini RP 4.000,- dan harga gabah kering panen (GKP) Rp
5.000,-.
Secara terpisah, Danramil
0815/14 Dlanggu, Kapten Inf Kasim menuturkan, pendampingan pengubinan padi yang
dilakukan Babinsa merupakan bagian dari pembinaan teritorial terhadap
masyarakat, khususnya petani di wilayah binaannya.
Selain itu, pendampingan
juga sebagai upaya khusus ketahanan pangan di wilayah dan bentuk dukungan TNI
dalam mensukseskan program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah”,
tandas Danramil.
Kehadiran Babinsa bersama
PPL dalam pendampingan yang langsung bersentuhan dengan petani, diharapkan
dapat memotivasi para petani yang ada di wilayahnya untuk meningkatkan produksi
pangan, pungkasnya. *Pendim-0815*
Dandim 0815 Mojokerto Lantik Kenaikan Pangkat 58 Prajurit Dan PNS
Mojokerto. Komandan
Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH secara resmi melantik
Prajurit dan PNS di lingkungan Kodim 0815 Mojokerto yang naik pangkat satu
tingkat lebih tinggi dari pangkat semula periode 1-04-2018. Pelantikan kenaikan
pangkat ini berlangsung dalam rangkaian Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih
di Lapangan Cikaran Jalan Gajah Mada Nomor 4 Kota Mojokerto, Senin
(02/04/2018).
Dalam amanatnya, Dandim 0815 Letkol Kav Hermawan Weharima, SH
menegaskan, kenaikan pangkat bukanlah hadiah atau penghargaan semata akan
tetapi melalui proses administratif yang panjang dengan diiringi disiplin
kerja, dedikasi, prestasi dan loyalitas yang tinggi terhadap satuan.
“Kenaikan pangkat ini harus disyukuri sekaligus dijadikan
motivasi untuk meningkatkan kualitas kerja dalam mengabdikan diri kepada bangsa
dan negara khususnya di Satuan Kodim 0815 Mojokerto”, tandasnya.
“Selamat dan sukses” kepada personel militer dan PNS yang naik
pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, dengan kenaikan pangkat
ini harus diiringi dengan kinerja dan profesionalitas dalam bertugas, ucap
Dandim di akhir amanatnya.
Usai upacara pelantikan, Dandim 0815 Mojokerto dengan diikuti
Para Perwira serta anggota dan ASN memberikan ucapan selamat kepada Bintara,
Tamtama dan PNS yang naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat
semula.
Pasipers Kodim 0815 Kapten Arh Supriyono
menerangkan, sejumlah 45 personel yang naik pangkat reguler satu
tingkat lebih tinggi dari pangkat semula, yakni 41 personel Bintara, 2 personel
Tamtama dan 2 orang PNS. Selain kenaikan pangkat reguler, terdapat 13
personel Bintara yang mendapat kenaikan pangkat penghargaan (KP - Har).
Hadir dalam upacara pelantikan tersebut, antara lain Para
Danramil dan Pa Staf Kodim 0815, Perwakilan Bintara, Tamtama dan PNS Makodim
0815 dan Koramil jajaran Kodim 0815 Mojokerto. (Pendim-0815)
Bersama Warga, Anggota Koramil 0815/02 Trowulan Karya Bakti Pembuatan Saluran Di Desa Jati Pasar
MOJOKERTO. Gabungan anggota TNI dari
Koramil 0815/02 Trowulan dan Warga Dusun Merjoyo, Desa Jati Pasar, Kecamatan
Trowulan, Kabupaten Mojokerto, melaksanakan kerja bakti membuat saluran air
(gorong-gorong), Minggu
(01/04/2018).
Pembuatan gorong-gorong tersebut, dimaksudkan untuk
mengalirkan air yang sering kali menggenangi pemukiman warga apabila turun
hujan. Hampir dua tahun terakhir, setiap turun hujan, lingkungan RT 02 RW 03
Dusun Merjoyo kerap kali tergenang air.
Pembuatan gorong-gorong saluran air hujan sepanjang 200 meter,
lebar 50 Cm dan kedalaman 50 Cm, dilakukan anggota TNI dan warga secara manual
dengan menggunakan alat seadanya. Tampak anggota TNI dan warga bahu
membahu bergotong-royong membuat saluran air, dengan tujuan agar lingkungan
sehat dan bersih.
Dalam karya bakti tersebut, bertemakan “Melalui Karya Bakti TNI
Satkowil, Kita Wujudkan Lingkungan Yang Sehat, Bersih Dan Nyaman, Guna
Meningkatkan Derajat Kesehatan Dan Kesejahteraan Masyarakat Serta Memantapkan
Kemanunggalan TNI – Rakyat Dalam Rangka Menyiaapkan Ruang, Alat Dan Kondisi
Juang Secara Dini Untuk Kepentingan Pertahanan Negara”.
Hadir dalam karya bakti tersebut, sejumlah 45 orang, antara lain
Bati Tuud Koramil 0815/02 Trowulan Pelda Abdul Muntholib, Kepala Desa Jati
Pasar, Kosim, Babinsa Jati Pasar Serda Temu, Anggota Koramil 0815/02 Trowulan
sebanyak 5 orang, Kepala Dusun Merjoyo, Harto, Ketua RT 03 Dusun Merjoyo,
Mistain dan Warga Dusun Merjoyo Desa Jati Pasar.
Pada kesempatan berbeda, Danramil 0815/02 Trowulan Kodim
0815/Mojokerto, Kapten Inf Herman Hidayat, mengatakan, melalui karya bakti yang
dilangsungkan TNI dan warga dalam pembuatan saluran air, dapat membantu warga
setempat terbebas dari genangan air hujan bila turun sewaktu-waktu sehingga
akan terwujud lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman.
“Diharapkan melalui karya bakti ini akan menumbuhkan kembali
semangat gotong royong yang mulai terkikis dan memantapkan kemanunggalan TNI
Rakyat”, tandas Danramil.
Babinsa Pos Ramil Mojoanyar Bantu Penyaluran Bantuan Dari BPBD Kabupaten Mojokerto Bagi Warga Terdampak HujanAngin
MOJOKERTO. Babinsa
Jabon Pos Ramil Mojoanyar Kodim 0815 Mojokerto, Sertu Suratin bersama warga
membantu penyaluran bantuan bagi warga Dusun Ngumpak Desa Jabon Kecamatan
Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Minggu (01/04/2018).
Bantuan
dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto
diperuntukan bagi warga yang terdampak hujan disertai angin kencang, Sabtu
(31/03) kemarin. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Petugas
Lapangan dari BPPD Kabupaten Mojokerto dibantu Babinsa Jabon Sertu Suratin dan
warga Dusun Ngumpak.
Tercatat
sejumlah bantuan yang disalurkan BPBD Kabupaten Mojokerto bagi warga Dusun
Ngumpak Desa Jabon yaitu asbes sebanyak 3 lembar dibagikan untuk warga yang
teras rumahnya terdampak hujan angin, yakni Ibu Sugin 2 lembar dan Ibu Rusmi 1
lembar.
Selain asbes,
warga di wilayah Dusun Ngumpak juga mendapat bantuan berupa genteng sebanyak
500 buah di bagikan kepada warga yang terdampak dan yang membutuhkan,
masing-masing untuk Warga RT 01 sebanyak 200 buah, Warga RT 02
sebanyak 100 buah dan Warga RT 03 sebanyak 200 buah.
Selain
membantu menyalurkan bantuan dari BPPD, Babinsa Jabon Sertu Suratin bersama
warga melakukan pembersihan dahan pohon yang menyangkut kabel listrik di
wilayah Dusun Ngumpak Desa Jabon akibat dampak hujan yang disertai angin pada
Sabtu (31/04/2018) kemarin. Dan untuk pohon yang menyangkut tiang
listrik tersebut sudah teratasi siang ini.
Menurut
keterangan Babinsa, untuk kekurangan genteng rencananya besok Kades Jabon akan
mengajukan permohonan bantuan genteng kepada BPBD Kabupaten Mojokerto yang akan
dibagikan kepada warga yang masih membutuhkan genteng.
Dihubungi
secara terpisah, Pelaksana Tugas Danposramil Mojoanyar Kodim 0815 Mojokerto,
Letda Inf Akhmad Rifa’i, menyampaikan apresiasi atas respon dari BPBD Kabupaten
Mojokerto terhadap warga yanga terdampak hujan disertai angin. Semoga bantuan
ini dapat bermanfaat dan mengurangi beban warga yang terdampak hujan angin,”
ujarnya.
Danposramil juga menegaskan, sebagai seorang
prajurit terlebih bagi Babinsa tentunya harus selalu monitoring situasi
dan kondiisi yang terjadi di wilayah binaan. “Babinsa harus peduli dan wajib
membantu mengatasi kesulitan warga binaannya”, tandas Danpos.
Danramil 0815/05 Gedeg Dampingi Kapuslitbangtan Panen Perdana Teknologi Sistem Singgang
MOJOKERTO. Tanaman
Padi Sistem Singgang atau Salibu di areal persawahan Poktan Tani Maju, Dusun
Sukosewu, Desa Gempolkrep Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto, dipanen perdana
Pejabat Puslitbangtan Balitbang Pertanian Kementan RI dan BPTP Jatim, Sabtu
(31/03/2018).
Pejabat Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan
(Puslitbangtan) Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian
Kementan RI Dr. Agus Wahyana Anggara,
S.Si., M.Si dan Ir. I Putu Wardana, M.Sc, bersama Peneliti Tanaman
Pangan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Propinsi Jatim Ir.
Rohmad Budiono, M.Sc, turun langsung dalam panen perdana tersebut didampingi
Danramil 0815/05 Gedeg Kapten Inf Kambali mewakili Dandim 0815 Letkol Kav
Hermawan Weharima, SH.
Sebelum panen perdana, terlebih dahulu dilakukan pengubinan padi
varietas Inpari 32 pada kotak ubinan seluas 2,5 x 2,5 meter dan didapat berat
ubinan 5,6 Kg. Berarti produktivitas dalam satu hektar mencapai 8.960 Kg atau
8,96 ton, setelah dikurangi pematang 15 % menjadi 7.616 Kg atau 7,616 ton.
Sementara harga gabah kering panen (GKP) Rp 4.000,- dan harga gabah kering
panen (GKP) Rp 5.000,. Usai pengubinan dilanjutkan panen.
Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 60 orang, antara lain
Pasiter Kodim 0815 Kapten Arh Supriyono, Koordinator PPL Kecamatan Gedeg H.
Ahmad Burhan mewakili Kadisperta Kabupaten Mojokerto, Forpimka Gedeg, Kades
Gempolkrep H.Jani, Babinsa Serka Wanto, Bhabinkamtibmas, anggota Koramil
05/Gedeg, Perangkat Desa Gempolkrep, Ketua Poktan Tani Maju Tarbin beserta anggota.
Pada kesempatan tersebut, Peneliti Tanaman Pangan dari BPTP
Propinsi Jatim, Ir. Rohmad Budiono, M.Sc, menyampaikan, bahwa uji coba
pemberdayaan teknologi sistim singgang dinyatakan cukup berhasil walaupun belum
optimal, untuk itu ke depan harus dimaksimalkan sehingga hasilnya mampu
mengimbangi panen padi dengan sistim tanam.
Masih lanjutnya, cara perawatannya masih banyak yang kurang
diperhatikan, yaitu galengan/pematangnya tidak dipelihara dan masih
banyak yang bocor sehingga airnya tidak bisa bertahan.
Dijelaskan pula, bahwa keuntungan menerapkan teknologi sistim
Singgang, diantaranya tidak perlu pengolahan lahan dan tidak harus membajak,
tidak ada pembenihan dan tidak menanam, menghemat biaya 30 %, dan waktu panen
lebih cepat 20 hari dari tanam padi regular. Sistim Singgang atau Salibu ini
dapat diterapkan pada semua jenis padi, tandasnya.
Sebelum menutup sambutannya, Ir. Rohmad Budiono, M.Sc, mengajak,
budidaya sistim singgang supaya dikembangkan dan disosialisasikan ke wilayah
lainnya.
Sementara menurut keterangan Danramil 0815/05 Gedeg Kapten Inf
Kambali, uji coba teknologi sistim Singgang atau yang dikenal dengan budidaya
Salibu, dilakukan di lahan seluas 17 hektar dan dikelola oleh Poktan
Tani Maju yang diketuai Sdr. Tarbin.
Di lokasi uji coba ini, sebelumnya, yakni pada
Minggu (18/03/2018) dua pekan lalu, juga pernah dikunjungi Tanaman Pangan dari
BPTP Propinsi Jatim, Ir. Rohmad Budiono, M.Sc, untuk memantau perkembangan
kemajuan sistem Singgang. Saat itu dari Kades Gempolkrep, Babinsa
dan Ka Poktan Tani Maju turut serta mendampingi, terang Danramil.
Danramil 0815/02 Bersama Forpimka Hadiri Pelantikan Perangkat Desa Beloh
MOJOKERTO.
Dalam rangka pembinaan wilayah, Danramil 0815/02 Kapten Inf Herman
Hidayat bersama Forpimka Trowulan menghadiri pelantikan Perangkat Desa Beloh,
di Balai Desa Beloh Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu
(31/03/2018).
Dua
perangkat desa yang dilantik Kades Beloh Kartono, yakni Faisal Abdul Gani (23)
sebagai Sekretaris Desa dan Inne Ratna Sari (21) sebagai Kaur Perencanaan.
Hadir
dalam acara tersebut, antara lain Kabid Pemberdayaan Desa Dinas PMD Kabupaten
Mojokerto, Drs.Junaedi, Camat Trowulan Tulus Widayat, Kapolsek Trowulan Kompol
M.Sulkan, SH, Danramil 0815/02 Kapten Inf Herman Hidayat, Ketua BPD, Ketua LPM,
Panitia Pengisian Perangkat Desa, Ketua RT/RW, Ketua TP PKK Desa Beloh
dan undangan.
Usai
melantik dan mengambil sumpah pejabat baru Sekdes dan Kaur Perencanaan, Kades
Beloh Kartono berpesan agar kedua pejabat yang baru dilantik bekerja secara
maksimal demi kemajuan dan kemakmuran masyarakat Desa Beloh.
Berikutnya
Camat Trowulan, Tulus Widayat, selain memberikan ucapan selamat kepada pejabat
baru, juga menyampaikan bahwa Pemkab Mojokerto sangat memprioritaskan
penbangunan Desa Beloh. Ke depan Desa Beloh akan menerima kucuran dana untuk memaksimalkan
pembangunan berdasarkan skala prioritas.
Sementara
Kabid Pemerdayaan Desa Dinas PMD Kabupaten Mojokerto, Drs. Junaedi,
mengungkapkan rasa syukurnya atas lancarnya proses pengisian Perangkat Desa
Beloh. Dinas PMD mengurusi tentang dana desa, ADD, DD dan pengisian perangkat
desa.
Pengelolaan
dana desa harus transparan, akuntabel, tertib waktu dan tertib perencanaan.
Demikian pula pengunaan Dana APBDES harus sesuai Permendes dan Ketentuan yang
berlaku.
Di
akhir sambutannya, Kabid Dinas PMD berpesan agar Sekdes beserta Staf membantu
secara maksimal tugas Kepala Desa.
Kapolsek
Trowulan Kompol M. Sulkan, SH menambahkan, pada dasarnya kunci keberhasilan
semua program ada dalam perencanaan, untuk itu Kaur Perencanaan harus cermat
dalam membuat perencanaan sehingga tidak timbul permasalahan di kemudian hari.
Giliran
Danramil 0815/02 Trowulan Kapten Inf Herman Hidayat, usai memberikan ucapan
selamat kepada kedua pejabat perangkat desa yang baru dilantik, juga berpesan
agar kedua pejabat baru mendedikasikan dirinya untuk mengabdi kepada desa dan
masyarakat Beloh.
Danramil
berharap, kedua perangkat desa ini terus membantu, mendukung dan memaksimalkan
program ketahanan pangan di wilayah Desa Beloh sehingga berdampak positif
bagi peningkatan pendapatan para petani dan pencapaian swasembada pangan.
Danramil 0815/12 Bersama Forpimka Ngoro Hadiri RAT KUD SUBUR
Mojokerto. Pembinaan teritorial (Binter) melalui komunikasi sosial (Komsos) dengan seluruh komponen masyarakat harus terpelihara dan dilakukan secara berkesinambungan oleh Koramil Jajaran Kodim 0815 Mojokerto dalam rangka pembinaan wilayah.
Seperti Danramil 0815/12 Ngoro Kapten Chb Djenal Abidin bersama Forpimka menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) KUD Subur Tutup Buku Tahun 2017, bertempat di Aula KUD Subur, Dusun/Desa Sedati Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (31/03/2018).
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah 96 orang, antara lain Puskud Jatim diwakili Paidi W, SH, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto diwakili Drs. Riyono, MM, Camat Ngoro M. Hidayad, SH., MM., Kapolsek Ngoro Kompol Drs. KHoirul Anam, Danramil 0815/12 Ngoro Kapten Chb Djenal Abidin, Kades Sedati Muhammad Alwi YS, Kades se-Kecamatan Ngoro, Ketua KUD Subur Pudaeri, ST, Sekretaris KUD Subur Wahyu Irianto, SP, Bendahara KUD Subur Rudy Mulyono, SE, Babinsa Sedati Serda Hefi Ofsanto dan Anggota KUD Subur.
Ketua KUD Subur Ngoro, dalam kata pengantarnya, menyampaikan, selaku Ketua dan Pengurus KUD dalam Tahun Buku 2017 telah melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan aturan yang ada, namun tentunya masih diperlukan penyempurnaan.
"Kami beserta pengurus sudah berupaya bekerja secara maksimal dalam mengemban amanat dan tugas dari anggota, demi ketertiban, kelancaran dan berkembangnya KUD Subur", ucapnya.
Sementara, Forpimka Ngoro yang diwakili Kapolsek Ngoro Kompol Drs.Khoirul Anam, diantaranya menyampaikan, perekonomian Indonesia salah satunya ditopang oleh koperasi. Apabila koperasi berkembang maju maka akan meningkatkan kesejahteraan anggotanya, namun untuk mencapai itu semua harus ada kekompakan, kebersamaan dan keharmonisan antara pengurus dengan anggota. "Semoga ke depan KUD Subur Ngoro semakin jaya", tutup Kapolsek.
Perwakilan dari Puskud Jatim Paidi W, SH, mengharapkan Pengurus KUD Subur membuat terobosan baru dalam bidang usaha lainnya demi kemajuan KUD, untuk itu pengurus harus sering koordinasi sesama KUD di wilayah Mojokerto.
Sementara dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mojokerto, yang diwakili Drs. Riyono, MM., menyampaikan, koperasi yang berkualitas akan menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang baik dan berkualitas pula. Dengan dibantu ketua, pengurus dan Kades, saya percaya KUD SUBUR ke depan akan lebih maju dari pada tahun yang lalu, ungkapnya.
Untuk membangun Koperasi berkualitas kita harus mengadakan perubahan atau reformasi total koperasi yakni rehabilitasi dan reorientasi koperasi, pengembangan serta komunikasi yang baik.
RAT merupakan agenda penting yang menjadi kewajiban pengurus untuk menyelenggarakan RAT secara tepat waktu sehingga dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang strategis dan konstruktif bagi pengembangan koperasi di masa yang akan datang, pungkasnya.
Sebelum acara berakhir, dilakukan pengesahan tata tertib RAT pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Tahun Buku 2017 dilanjutkan pengesahan program kerja dan RAPB Tahun 2018 dan pemilihan pengawas.
















