Saka Wira Kartika Kodim 0815 Mojokerto Gelar Bakti Pramuka Serentak Di 24 Lokasi
Mojokerto, - Memperingati
HUT Ke-11, Saka Wira Kartika Kodim 0815 Mojokerto melaksanakan Bakti Pramuka
secara serentak di wilayah Kabupaten dan Kota Mojokerto, Jawa Timur, Minggu
(28/10/2018).
Sejumlah
847 orang terdiri dari 29 orang Pembina Kwartir, 168 orang Pembina Koramil, 585
anggota Gerakan Pramuka Saka Wira Kartika dan 65 orang masyarakat melaksanakan
karya bakti atau bakti pramuka yang berlangsung serentak di 19 Koramil jajaran
Kodim 0815 Mojokerto.
Tercatat
24 lokasi yang menjadi sasaran bakti pramuka meliputi 17 titik pembersihan
sarana ibadah dan 6 titik pembersihan fasilitas umum yang ada di wilayah
Ranting Saka Wira Kartika Koramil masing-masing.
Dari
17 lokasi sarana ibadah yang menjadi sasaran bakti Pramuka, yaitu Masjid
Roudlotul Jannah Prajurit Kulon, Musholla Baitul Rohim Desa Jati Pasar
Trowulan, Masjid Darusallam Desa Gemekan Sooko, Mushola Desa Puri, Masjid
Faturohman Dusun Randurejo Desa Mojowatesrejo Kemlagi, Masjid Desa Kupang
Jetis, Mushola Nurul Huda Desa Awang Awang Mojosari.
Berikutnya
pembersihan Masjid Baiturrahman Desa Peterongan Bangsal, Masjid Al-Ikhlas Desa
Tunggalpager Pungging, Mushola Al Islami Desa Sedati Ngoro, Mushola Dusun
Kepuhsari Desa Kepuharum Kutorejo, Masjid Besar Darusallam Dusun Sroyo Desa
Dlanggu, Masjid Baitul Gofar Jalan A. Yani Desa Sumengko Jatirejo, Masjid
Baitul Mu’min Desa Bendunganjati Pacet, Mushola Al Ikhsan Desa Penanggungan
Trawas dan Masjid Al Hazimi Jl. Raya By Pass Kota Mojokerto,
Selain
pembersihan sarana ibadah, sejumlah 7 fasilitas umum menjadi sasaran Bakti
Pramuka, yakni Pembersihan Panti Werda Sooko, Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun
Sawo Desa Puri, Pangkalan SMAN 1 Gedeg, Puskesmas Desa Pulorejo Dawarblandong,
Jalan Desa Balongjati Desa Mojowatesrejo Kemlagi, Pangkalan MA Hikmatul Amannah Desa Bendungan
Jati Pacet dan pembersihan Sungai Desa Pohjejer Gondang.
Sehari
sebelumnya, Sabtu (27/10) kegiatan serupa juga berlangsung di wilayah Pos Ramil
Mojoanyar dengan sasaran pembersihan Masjid Al-Hidayah SMKN 1 Mojoanyar Dusun
Damarsih Desa Kepuh Anyar dan Masjid Al-Mustofa Dusun Wonoayu Desa Kepuh Anyar.
Dandim
0815 melalui Pasiter Kodim 0815 Mojokerto Kapten Arah Supriyono,
mengungkapkan Bakti Pramuka atau karya
bakti yang dilaksanakan Saka Wira Kartika Kodim 0815 Mojokerto dalam rangka HUT
Saka Wira Kartika Ke-11 Tahun 2018-10-29
Kegiatan
ini, merupakan pengamalan dari Dasa Darma Pramuka yang merupakan pedoman bagi
Pramuka dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya pada poin “Cinta alam dan kasih
sayang sesama manusia”.
“Tentunya kita patut berbangga dengan kegiatan
yang dilaksanakan Saka Wira Kartika ini dalam memperingati hari kelahirannya
yang ke-11,” tandasnya.
“Saka
Wira Kartika sebagai bagian dari Pramuka dan masyarakat sekaligus sebagai
generasi muda, sudah seharusnya memiliki kepedulian terhadap kebersihan
lingkungan dan menjaga kelestarian alam, semoga kesadaran dan kepedulian Saka
Wira Kartika ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda lainnya,” pungkasnya.
Untuk
diketahui, Saka atau Satuan Karya Pramuka Wira Kartika merupakan salah satu
Satuan Karya Pramuka yang bersifat nasional yang dibentuk melalui kerjasama
antara Kwartir Nasional dengan TNI Angkatan Darat berdasarkan Keputusan Bersama
Kepala Staf Angkatan Darat dan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Nomor 182/X/2007
dan 199 Tahun 2007 tanggal 28 Oktober 2007 tentang kerjasama dalam usaha
pembina dan pengembangan pendidikan bela negara dan kepramukaan. Pembentukan Saka Wira Kartika ini, bertujuan
untuk menumbuhkan dan membentuk patriot bangsa yang setia, berbakti dan
menjunjung tinggi nilai luhur bangsa, serta tetap menjaga keutuhan NKRI
Refleksi Sumpah Pemuda Di Mojokerto, Ini Pesan Dandim 0815
Mojokerto,
- Jasa dan perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan dan memerdekakan
bangsa Indonesia termasuk jasa dan perjuangan para pemuda Indonesia 90 tahun
silam yang dikenal dengan “Sumpah Pemuda”, tidak dapat diukur dengan apapun dan
tak akan pernah terbalaskan.
Hal ini
diungkapkan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH, saat
menghadiri Refleksi Sumpah Pemuda Tahun 2018 yang diselenggarakan DPD KNPI Kota
Mojokerto dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) Ke-90 Tahun 2018,
di halaman Taman Makam Pahlawan Gajah Mada Jalan Pahlawan Kota Mojokerto, Jawa
Timur, Sabtu (27/10/2018) malam.
Masih lanjut
Dandim, Sumpah Pemuda sebagai tonggak sejarah terwujudnya semangat persatuan
dan kesatuan di antara pemuda se-nusantara melalui pengakuan dan sumpah
bertanah air satu, berbangsa satu dan berbahasa satu yakni “Indonesia”.
Dandim 0815
juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas digelarnya kegiatan
Refleksi Sumpah Pemuda Tahun 2018 oleh para Pemuda Kota Mojokerto. “Ini
kegiatan positif yang patut diapresiasi dan merupakan salah satu wujud konkret
dalam mengisi kemerdekaan,”ungkapnya.
Masih lanjut
Dandim, di era demokrasi saat ini, para pemuda harus senantiasa berkontribusi
demi terwujudnya kondusifitas wilayah sehingga program pembangunan yang
dicanangkan pemerintah berlangsung secara berkesinambungan.
“Terlebih
menjelang pesta demokrasi yang akan datang, para pemuda harus memiliki andil
besar dalam mendinginkan situasi sehingga perhelatan akbar tersebut berjalan
lancar, aman dan damai. Para pemuda juga harus bisa menjadi pelopor dan bisa meredam berita hoax yang bisa
memecah belah persatuan dan kesatuan,” pinta Dandim.
Senada dengan
Dandim 0815, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono, SH. S.I.K. M.Sc
(Eng), menambahkan, tantangan kita ke depan khususnya Kota Mojokerto semakin
komplek dan semua beban diembankan kepada para pemuda sekarang ini. Untuk itu
berbuatlah yang terbaik apa yang bisa kita lakukan dan kita tunjukkan sebagai
pemuda yang baik.
Masih kata
Kapolresta, dalam refleksi hari ini saya hanya menitipkan kepada pemuda, ada
beberapa pilar di dunia ini yang bisa selalu membawa perubahan, yakni pemuda,
wanita, dan media. Kapolresta juga berharap para pemuda untuk senantiasa
berbuat yang berguna bagi masyarakat dan lingkungan.
Sementara
Ketua DPD KNPI Kota Mojokerto, Adam Faizal Farid Said, S.Pd.I, dalam
sambutannya di awal acara mengatakan, para pemuda harus ikut andil dalam
pelaksanaan Pemilu 2019, seperti yang telah dilakukan para pemuda terdahulu
dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kita
tunjukkan bahwa pemuda adalah generasi masa depan, dan kita para pemuda
Mojokerto sebagai pelopor yang harus meneruskan perjuangan para pemuda dahulu
,” ucapnya penuh semangat.
Di awal acara
Refleksi Sumpah Pemuda 2018 kali ini diisi dengan musikalisasi puisi oleh para
Pemuda Kota Mojokerto.
Hadir dalam
kegiatan antara lain Wakapolres Mojokerto Kota Kompol Hadi Prayitno, SH, Ka
Disporabudpar Kota Mojokerto H.Novi Rahardjo, S.STP., M.Si, Para Kasat Polres
Mojokerto Kota, Sekretaris DPD KNPI Kota Mojokerto Muhammad Awaluddin Zahroni,
beserta pengurus dan anggota, Komunitas Seni Persada, Perwakilan Pemuda
Pancasila, Perwakilan Pemuda Panca Marga, Perwakilan BEM Kosgoro, Purna
Paskibraka, Ikatan Gus & Yuk dan undangan.
Wisuda Sarjana STIT Raden Wijaya Mojokerto Dihadiri Pasi Pers Kodim 0815
Mojokerto – Komandan
Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH yang diwakili Perwira
Seksi Personalia (Pasipers) Kodim 0815 Kapten Inf Kambali, menghadiri Rapat
Terbuka Senat Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raden Wijaya Mojokerto dalam rangka
Wisuda Ke-26 yang berlangsung di Ballroom Hotel Raden Wijaya Jalan Raden Wijaya
Nomor 42 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (27/10/2018).
Hadir
dalam kegiatan tersebut, sekitar 500 orang, antara lain Wakil Walikota
Mojokerto diwakili Kabag Humas Kota Mojokerto Khoirul Anwar, SH., M. Si,
Perwakilan dari Polres Mojokerto Kota,
Ketua Kopertais IV Surabaya Dr. KH. Abdullah M. Fiqih, Ketua STIT Raden
Wijaya Dr. HM. Fatih, M.Fil.I., Civitas Akademika STIT Raden Wijaya, Para Wali
Wisudawan dan undangan.
Ketua
Kopertais Wilayah IV Surabaya Dr. KH. Abdullah M. Fiqih, dalam sambutannya,
daintaranya menyampaikan ucapan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang
hari ini telah sukses dan bisa mengikuti acara wisuda.
Terima
kasih disampaikan kepada Ketua dan Para Dosen yang telah mendidik dan berupaya
memberikan yang terbaik bagi para wisudawan agar kelak menjadi insan yang
berguna. Untuk itu tetap jaga silaturahmi yang sudah terjalin antara para
wisudawan dan wisudawati dan para dosen.
Prosesi
Wisuda Ke-26 STIT Raden Wijaya untuk 150 orang wisudawan / wisudawati Progam
Studi Pendidikan Agama Islam (S1) dan Program Peningkatan Kualifikasi Guru
Madrasah Diniyah dan Pondok Pesantren (S1) oleh Ketua STIT Raden Wijaya Dr. HM.
Fatih, M.Fil.I.,
Sebelum
acara berakhir, usai prosesi wisuda dilanjutkan orasi ilmiah oleh Guru Besar
Univeristas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya Prof. Dr. Moh. Ali Azis,
M.Ag.
Saka Wira Kartika Kodim 0815 Mojokerto Gelar Karya Bakti
Mojokerto,
- Memperingati HUT Ke-11 Saka Wira Kartika Tahun 2018 di wilayah Kodim 0815
Mojokerto melaksanakan karya bakti. Kali ini, karya bakti berlangsung di Desa
Kepuh Anyar Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu
(27/10/2018).
Sejumlah 38
orang gabungan anggota Pos Koramil Mojoanyar dipimpin Danpos Ramil Mojoanyar,
Letda Inf Akhmad Rifa’i, melaksanakan pembersihan di Masjid Al-Hidayah SMKN 1
Mojoanyar Dusun Damarsih Desa Kepuh Anyar.
Selain Masjid
Al-Hidayah SMKN 1 Mojoanyar, karya bakti ini juga menyasar Masjid Al-Mustofa
Dusun Wonoayu Desa Kepuh Anyar, Mojoanyar yang lokasinya masih satu desa namun
berbeda dusun.
Danpos Ramil
Mojoanyar, Letda Inf Akhmad Rifa’i, mengungkapkan, Satuan Karya Pramuka atau
Saka Wira Kartika merupakan salah satu Saka yang bersifat nasional yang
dibentuk melalui kerja sama antara Kwarnas Pramuka dan TNI AD dengan tujuan
mengembangkan pendidikan bela negara dan gerakan kepramukaan, menumbuhkan sikap
patriot agar tertanam semangat persatuan dan kesatuan serta berkontribusi dalam
mempertahankan keutuhan NKRI.
Bakti sosial
atau karya bakti TNI, lanjutnya dengan sasaran pembersihan rumah ibadah di dua
lokasi ini dilakukan menjelang HUT Ke-11 Saka Wira Kartika Tahun 2018 di
wilayah Kodim 0815 Mojokerto. Pelaksanannya melibatkan lima personel Pos Ramil
Mojoanyar dan 32 orang anggota Saka Wira Kartika dari SMKN 1 Mojoanyar dengan
koordinator Daiman, Guru SMKN 1 Mojoanyar.
“Baksos ini
merupakan pengamalan dari Dasa Dharma Pramuka yang merupakan pedoman bagi
Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Diharapkan melalui karya bakti ini akan
menumbuhkan jiwa Sosial dan kepedulian kepada sesama sehingga manfaatnya
dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Wisuda Sarjana & Akbid Unimas Mojokerto Dihadiri Dandim 0815
Mojokerto,
- Sebanyak 298 mahasiswa/mahasiswi Universitas Mayjen Sungkono (UNIMAS)
Mojokerto diwisuda di Hotel Ayola Sunrise Mall Jalan Benteng Pancasila Nomor 9
Kota Mojokerto, Jawa Timur, dihadiri Komandan Kodim 0815 Mojokerto Letkol Kav
Hermawan Weharima, S.H., Sabtu (27/10/2018).
Wisuda Unimas
Mojokerto Ke-XXXI Tahun 2018 yang digelar melalui Rapat Terbuka Senat Mahasiswa
Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto dibuka Rektor Universitas Mayjen Sungkono
(UNIMAS) Mojokerto Dr. H. Hery Setiawan, SH., M.Si, dilanjutkan sambutan Ketua
Yayasan Pendidikan Dan Sosial Mayjen Sungkono Mojokerto (YPS-MSM) Hendro
Suwono, SH, Cn, M.Hum, dan Wakil Walikota Mojokerto yang diwakili Kadiknas Kota
Mojokerto, H. Amin Wachid, S.Sos, M.Si.
Rektor
Universitas Mayjen Sungkono (UNIMAS) Mojokerto Dr. H. Hery Setiawan, SH., M.Si,
mengucapkan selamat kepada wisudawan semoga dapat berkiprah dan berkarya serta
mampu mengabdikan ilmunya bagi kehidupan mulai lingkungan terkecil maupun
wilayah.
Ucapan terima
kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah mempercayakan
putra-putrinya menempuh pendidikan tinggi di Universitas Mayjen Sungkono
Mojokerto.
Sementara
Ketua Yayasan Pendidikan Dan Sosial Mayjen Sungkono Mojokerto (YPS-MSM) Hendro
Suwono, SH, Cn, M.Hum, juga menyampaikan hal senada kepada para wisudawan yang
siap diterjunkan ke masyarakat, semoga para wisudawan siap kerja dan siap
membuka lapangan kerja.
Prosesi wisuda
mahasiswa/mahasiswi Sarjana dan Ahli Madya Kebidanan Unimas Angkatan XXXI Tahun
2018 sejumlah 298 orang dilakukan Rektor Universitas Mayjen Sungkono (UNIMAS)
Mojokerto Dr. H. Hery Setiawan, SH., M.Si
Acara
tersebut, dihadiri sekitar 800 orang, antara lain Wakapolres Mojokerto Kota
Kompol Hadi Prayitno, SH., Wakil Walikota Mojokerto terpilih H. Ahmad Rizal
Zakariya, para pejabat sipil, civitas akademika serta keluarga
wisudawan/wisudawati Unimas Mojokerto dan undangan.
Sinergi Koramil 0815/08 Dan UPT Puskesmas Dawarblandong Lakukan Verifikasi ODF
Mojokerto, - Koramil 0815/08 Dawarblandong Kodim 0815
Mojokerto bersinergi dengan UPT Puskesmas dan instansi lintas sektor dalam
berbagai forum dan kegiatan, salah satunya melalui verifikasi Open Defecation
Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Kali ini kegiatan verifikasi ODF
yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto melalui Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Puskesmas Dawarblandong mendapat pendampingan dari Koramil 0815/08
Dawarblandong Serma Suwono dan Kopda Suhendik, berlangsung di Desa Temuireng
Kecamatan Dawarblandong Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (25/10/2018).
Selain para Babinsa, kegiatan
tersebut melibatkan para Bhabinkamtibmas, Perangkat Desa setempat, Kader
Kesehatan Desa lainnya serta Perwakilan Mahasiswa UNESA Surabaya yang sedang
melaksanakan KKN di wilayah Dawarblandong.
Selama di Desa Temu Ireng, Tim
Verifikator ODF dipimpin Staf UPT Puskesmas Dawablandong, Ferry melakukan
verifikasi di empat dusun yakni Dusun Termu Ireng, Dusun Tanjung, Dusun
Tambakrejo dan Dusun Magersari. Dan sejumlah jamban milik 10 kepala
keluarga (KK) dari setiap dusun telah dilakukan verifikasi.
Sehari sebelumnya, Rabu
(24/10/2018), kegiatan serupa juga berlangsung di Desa Brayublandong dengan
menyasar empat dusun yakni Dusun Brayukulon, Brayuwetan, Kemuning dan Dusun
Sumbersono. Dengan melibatkan babinsa Serda Udin Muhammad Muslim,
Bhabinkamtibmas Brigadir Ratno, Perangkat Desa dan Kader Kesehatan setempat.
Kepala UPT Puskesmas
Dawarblandong, Ninik Munawati, STr. Keb, saat dikonfirmasi mengatakan, proses
verifikasi ODF atau Stop BABS dilakukan oleh petugas UPT Puskesmas bersama
pihak Kecamatan, Koramil, Polsek dan Kader Kesehatan secara silang dari desa
yang berbeda di wilayah Dawarblandong
Masih katanya, dari 18 desa yang
ada di wilayah Kecamatan Dawarblandong yang sudah deklarasi ODF ada tiga yaitu
Desa Dawarblandong, Desa jatirowo dan Desa Suru. Sementara yang dalam
proses verifikasi ada 12 desa dan yang belum diverifikasi masih ada tiga desa
yakni Desa Simongagrok, Cendoro dan Desa Bangeran.
Ke depan pihaknya ingin
mewujudkan Kecamatan Dawarblandong sebagai satu-satunya Kecamatan ODF di
Kabupaten Mojokerto. “Kita beda dengan kecamatan lain, yang ODF hanya 1 hingga
2 desa, ditargetkan pada akhir 2018 Dawarblandong akan menjadi
satu-satunya Kecamatan ODF”sesuai inovasi kita “Yukjum Berseri (Ayuk Jadikan
Jumbleng Bersih, Rapih dan Indah),” ungkapnya.
Masih tuturnya, pelibatan TNI,
Polri dan Pemerintah Kecamatan / Desa dalam kegiatan verifikasi ini, karena ODF
bukan hanya milik Dinkes tapi membutuhkan dukungan dari lintas sektor, termasuk
PKK, Kader Kesehatan, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.
“Lintas sektor ini memiliki peran
penting, seperti Camat selaku pemangku wilayah dan motivator, demikian pula
dengan Koramil (TNI) selain motivator lintas sektor juga memiliki program
jambanisasi, Polsek sebagai motivator lintas sektor dan Desa memiliki ADD untuk
program kesehatan termasuk jambanisasi,” pungkasnya.
Terpisah, Danramil 0815/08
Dawarblandong Kapten Inf M. Kasim saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihaknya
selama ini sudah membangun sinergitas dengan unsur Forpimka, UPT Puskesmas dan
UPT Dinas/instansi terkait.
“Kita akan terus berperanserta
dalam kegiatan pembangunan di wilayah termasuk pembangunan kesehatan seperti
dalam program ODF atau Stop BABS demi peningkatan kualitas kesehatan
masyarakat. Dan selama ini salam setiap tahun, Koramil juga memiliki program
jamban sehat bagi warga nasyarakat yang kurang beruntung,” tandasnya.
Babinsa Koramil 0815/06 Bersama PPL Kemlagi Pengubinan Jagung
Mojokerto,– Babinsa
Koramil 0815/06 Kemlagi Kodim 0815 Mojokerto Serma M. Darwin dibantu Sertu
Choirul Anam bersama Koordinator PPL Kecamatan Kemlagi Joko Prasetyo, SP
melaksanakan pengubinan tanaman jagung Varietas Hibrida Pertiwi-3, di lahan
milik Jainuri, Poktan Tani Makmur-1, Dusun Pandan Kuning Desa Pandankrajan
Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (24/10/2018).
Babinsa
Pandankrajan, Serma M. Darwin yang berada di lokasi kegiatan mengatakan,
pengubinan ini dilakukan di lahan seluas 0,13 hektar (1.300 meter) menjelang
masa panen dengan luas ubinan 2,5 meter x 2,5 meter dengan sasaran meliputi
jumlah batang dan jumlah tongkol.
Pengubinan
dengan panjang 2,5 meter tersebut, lanjut Babinsa, terdapat 4 baris/larik,
sedangkan dari sisi lebar 2,5 meter terdapat 8 baris/larik dan tiap lubang
tanam berisi dua batang. Atau dalam hitungan sederhananya 4 x 8 x 2 = 64
tongkol dengan berat setelah ditimbang mencapai 5,5 kilogram.
Masih tutur
Babinsa, dari hasil Jadi ubinan tadi, maka hasil panen jagung diprediksikan
mencapai 8.800 kilogram atau 8 ton dikurangi pematang 15 persen 1,32 ton atau
1.320 kilogram, sehingga perkiraan hasil akhir yang dicapai sebanyak 7.480
kilogram atau 7,48 ton per hektar.
Sementara
Koordinator PPL Kecamatan Kemlagi Joko Prasetyo, SP, mengatakan, pengubinan
merupakan istilah yang biasa digunakan petugas statistik dan pertanian untuk
menghitung secara cepat dan sederhana hasil produk pertanian seperti padi dan
jagung.
“Cara atau
teknik ini paling umum digunakan untuk memperkirakan potensi hasil panen dalam
luasan satu hamparan. Melalui pengubinan ini, para petani dapat mengetahui
perkiraan hasil panen dari tanaman yang dikelolanya,” ungkapnya.
“Diharapkan
teknik pengubinan ini dapat menambah pengetahuan para petani untuk diterapkan
setiap kali menjelang panen sehingga dapat memperkirakan sendiri hasil panen
yang akan dicapainya,” imbuhnya.
Tampak hadir
Anggota PPL dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kemlagi, diantaranya
Efendi, Sugeng, Haryanto, Endang Sustiyani, SP dan Rumiati dan Ketua Poktan
Tani Makmur-1, Jainuri sekaligus pemilik lahan yang ketempatan pengubinan.

















