• This is default featured slide 1 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 2 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 3 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.

Bersama Petani Babinsa Koramil 0815/10 Bangsal Cabut Bibit Padi Siap Tanam




Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/10 Bangsal Kodim 0815 Mojokerto Serda Suryanto membantu mencabut benih bibit padi yang sudah siap tanam milik Karsono yang berlokasi di Dusun Bangsal, Desa Bangsal, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis, (08/08/2019).

Kegiatan mencabut benih padi siap tanam dari persemaian atau biasa disebut "ndhaut", yang dilakukan Serda Suryanto bersama petani berlangsung di lahan sawah milik Karsono, anggota Poktan Tirto Agung, dusun/desa setempat.

Di sela-sela kegiatan, Sertu Suryanto, mengatakan, benih padi siap tanam berumur 26 hari ini, untuk alokasi lahan seluas 0,5 hektar, milik warga binaan.

"Ndhaut" kata Serda Suryanto, harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar batang yang masih muda tidak patah dan akar bibit padi tidak putus.

Masih kata Serda Suryanto, Babinsa bersama PPL sebagai motor penggerak untuk mensukseskan swasembada pangan selalu memberikan dorongan, baik tenaga maupun pikiran kepada petani agar dalam mengolah pertanian dilakukan secara tepat dan benar.

Sementara, Karsono, pemilik lahan mengungkapkan, kehadiran Babinsa sangat membantu dan memotivasi petani agar bersemangat dalam mengolah lahan pertanian sehingga hasilnya lebih maksimal.

"Kami sangat terbantu sekali dengan kehadiran Pak Babinsa yang selalu mendampingi para petani dalam setiap kesempatan, baik saat pengolahan lahan, masa tanam, masa perawatan maupun saat panen," ungkapnya.

Share:

Tak Mau Gagal Panen Petani Bersama Babinsa Pasok Air Lahan Tanaman Jagung




Mojokerto, – Dalam upaya membantu mewujudkan swasembada pangan di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0815/07 Jetis Kodim 0815 Mojokerto Serma Supi’i Hadi Santoso terjun langsung melaksanakan pendampingan pengairan lahan yang ditanami jagung di Dusun Jetis, Desa Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (05/08/2019).  

Seperti yang kita ketahui bersama dalam beberapa bulan terakhir musim kemarau yang melanda di beberapa daerah termasuk wilayah Mojokerto telah berdampak kurangnya pasokan air pada areal pertanian bahkan sebagian mengalami kekeringan yang dikhawatirkan dapat mengakibatkan gagal panen.

Tak terkecuali di Dusun Jetis, Desa Jetis tepatnya di lahan seluas satu hektar milik Huda, Poktan Marmoyo Jaya, yang ditanami jagung Hibrida P21 umur 30 hari juga terancam kekeringan sehingga harus dilakukan pengairan dengan cara pompanisasi menggunakan diesel pompa air.  
 
Serma Supi’i Hadi Santoso, menjelaskan, tanaman jagung umumnya ditanam di lahan kering/ladang dan sawah, namun demikian agar hasil panen bisa meningkat maka dibutuhkan suplay air yang cukup bagi tanaman jagung pada masa pertumbuhan.
 
Masih kata Serma Supi’i Hadi Santoso, kehadirannya dalam kegiatan pendampingan paling tidak dapat memberi semangat dan memotivasi petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian khususnya produksi jagung. "Bila hasil panen meningkat maka dengan sendirinya akan menambah pendapatan  pendapatan para petani," tambahnya.

Masih di wilayah Koramil 0815/07 Jetis, pada Selasa (06/08), aktivitas pendampingan juga berlangsung di Dusun Warugunung, Desa Kupang. Di lahan seluas satu hektar milik Suwaji anggota Poktan Sumber Makmur, kegiatan tanam jagung jenis hibrida P21 tersebut, tak lepas dari pendampingan Babinsa setempat, Serda Sunaryo.

Sekedar informasi, aktivitas pendampingan yang dilakukan para Babinsa merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan guna membantu petani mewujudkan swasembada pangan sesuai yang diprogramkan pemerintah.
Share:

Babinsa Mojorejo Koramil 0815/11 Pungging Dampingi Poktan Sumber Tani Panen Padi




Mojokerto, -  Koramil 0815/11 Pungging Kodim 0815 Mojokerto melalui para Babinsa melaksanakan upaya khusus ketahanan pangan di wilayah binaan yang meliputi 19 desa. Salah satunya Serma Lies Muhammad Rofiq, yang turun langsung membantu dan mendampingi panen padi di lahan seluas 0,5 hektar, milik Sobar, anggota Poktan Sumber Tani, Dusun Sumbertani, Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Selasa (06/08/2019).
   
Di lahan sawah yang ditanami jenis padi varietas Situ Bagendit, panen padi dilakukan secara manual dibantu buruh tani dari desa sekitar dengan mendatangkan mesin perontok padi semi mekanik milik kelompok tani setempat.

Hasil pengamatan Babinsa Mojorejo, Serma Lies Muhammad Rofiq, untuk produktivitas padi dalam satu hektar mencapai 8 ton, namun untuk luas sawah 5.000 meter2 atau setengah hektar diperkirakan menghasilkan gabah seberat empat ton. 

“Sementara untuk harga gabah kering panen (GKP) yang berlaku di pasaran saat ini pada kisaran Rp 4.200,- per kilogram dan untuk harga gabah kering giling (GKG) mencapai Rp 5.200 per kilogram,”terang Serma Lies Muhammad Rofiq.

Sebelumnya, Senin (05/08) Serma Lies Muhammad Rofiq juga melaksanakan pendampingan panen padi di lahan seluas 5.000 meter2, milik Rozak, anggota Poktan Sri Rejeki, Dusun Beringin, Desa Mojorejo. Di lokasi ini, panen padi dilakukan secara manual dan diprediksikan menghasilkan gabah seberat 4 ton. Sementara untuk harga GKP dan GKG tidak jauh berbeda dengan yang berlaku di Dusun Sumbertani. 

Pada kesempatan berbeda, Danramil 0815/11 Pungging, Kapten Arh Aris Tiyono, mengatakan, aktivitas pendampingan yang dilakukan para Babinsa merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan guna mendukung dan membantu petani dalam pencapaian swasembada pangan yang diprogramkan pemerintah.

“Dengan turunnya Babinsa ke lapangan, diharapkan mampu memberikan motivasi bagi petani dalam meningkatkan produksi pangan. Para Babinsa akan membantu setiap hambatan dan kendala yang dihadapi petani guna dicarikan solusi mengatasinya, namun tentunya akan dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan Poktan, PPL maupun BPP setempat,” pungkas Danramil.
Share:

Sertu Sugeng PW Bantu Petani Krapyak Pupuk Tanaman Padi




Mojokerto - Babinsa Koramil 0815/12 Ngoro Kodim 0815 Mojokerto, Sertu Sugeng Prakto Wiyoto melaksanakan pendampingan pemupukan tanaman padi di lahan seluas 4.000 meter, milik Wagi, Poktan Tani Krapyak, Dusun Krapyak, Desa Kutogirang,  Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (05/08/2019).

Sertu Sugeng PW menerangkan, pemupukan tanaman padi varietas IR 64 berumur kurang lebih 30 hari milik Pak Wagi ini, menggunakan pupuk urea yang memiliki kandungan nitrogen yang sangat diperlukan tanaman padi pada masa pertumbuhan. 

Masih terang Sertu Sugeng PW, pemupukan yang teratur harus dilakukan saat tanaman padi mulai berusia tujuh hari setelah tanam, kemudian saat padi berumur dua puluh hari dan tiga puluh hari.  “Demikian pula, dengan penggunaan jenis pupuk, takaran atau dosis juga harus tepat dan benar, termasuk waktu pemupukan harus tepat pula. Untuk itu, hal ini perlu dikonsultasikan atau mengikuti anjuran PPL,” ujarnya.

“Pemupukan ini bertujuan untuk memaksimalkan capaian produksi gabah saat panen nantinya sehingga diharapkan ketahanan pangan dan pendapatan petani akan bertambah serta program swasembada pangan yang digalakkan oleh pemerintah akan terwujud,” demikian beber Sertu Sugeng.

“Selain pemupukan, diperlukan juga perawatan tanaman padi, melalui pembersihan gulma dan rumput liar secara terjadwal, pengecekan hama dan penyakit tanaman serta pengairan yang cukup disesuaikan dengan umur tanaman,”tambahnya. 

Untuk diketahui, aktivitas pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan guna membantu petani mewujudkan swasembada pangan di wilayah.
Share:

Kodim 0815 Akhiri Kegiatan Katpuan Apkowil Tersebar



Mojokerto, - Kegiatan Peningkatan Kemampuan Aparat Komando Kewilayahan (Katpuan Apkowil) Tersebar TA. 2019 bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas prajurit Kodim 0815.

Hal tersebut disampaikan Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH., melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Kasdim 0815 Mayor Inf M. Jenal Arifin, pada Upacara Penutupan Kegiatan Katpuan Apkowil Tersebar TA. 2019 di Lapangan Apel Makodim 0815 Jalan Majapahit Nomor 1 Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jum'at (02/08/2019) sore.

Lebih lanjut disampaikan, dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan  adanya peningkatan kemampuan prajurit Kodim 0815 serta pemahaman yang lebih terarah dan optimal pada tugas dan tanggung jawab yang diberikan selaku Pembina Desa dihadapkan dengan tuntutan tugas dengan mengikuti setiap dinamika perkembangan situasi saat ini.

"Cermati dan pahami seluruh materi yang sudah diterima dengan penuh kesungguhan untuk diaplikasikan dengan tugas dan tanggung jawab di wilayah binaan masing-masing," pintanya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Dandim meminta agar setiap prajurit mampu mengembangkan daya kreasi dan inovasi yang positif dalam memelihara hubungan yang harmonis di lingkungan tugas masing-masing guna mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat.

"Laksanakan setiap tugas dengan disiplin yang tinggi, penuh keikhlasan dan kesungguhan sebagai motivasi untuk mencapai hasil yang optimal," pungkasnya.

Upacara penutupan yang ditandai dengan pelepasan tanda peserta dihadiri para Danramil dan Perwira Staf Kodim 0815,. Perwakilan Bintara Koramil Jajaran Kodim 0815 dan peserta latihan.

Share:

Sinergi Babinsa - PPL - Poktan Tanam Jagung Serentak




Mojokerto, - Babinsa Koramil 0815/14 Dlanggu Kodim 0815 Mojokerto Pelda Agus Sunaryo dan Sertu M. Sholeh mendampingi kelompok tani menanam benih jagung di Desa Kedunglengkong dan Desa Sumberkarang, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jum'at (02/08/2019).

Babinsa Kedunglengkong, Pelda Agus Sunaryo mengatakan, tanam jagung serentak varietas Super Hibrida BISI-226 berlangsung di lahan seluas 30 hektar yang dikelola Poktan Rukun Jaya, Dusun Badung, Desa Kedunglengkong, dan dilakukan secara manual oleh Ketua Poktan, Budianto beserta anggota.

Pelda Agus Sunaryo menambahkan, benih jagung yang 
ditanam tersebut merupakan bantuan Kementan RI untuk masa tanam Tahun 2019, yang diterima 48 Poktan se-wilayah Dlanggu pada awal Juli 2019 lalu. "Untuk alokasi setiap hektar mendapat bantuan benih jagung sebanyak 15 kilogram," paparnya.

Masih papar Babinsa, tanam jagung serentak ini sebagai tindak lanjut dari bantuan benih dari Kementan RI yang sudah diterima Poktan untuk masa tanam Agustus 2019. Hal ini juga sudah disosialisasikan oleh Distan Kabupaten Mojokerto pada pertengahan Juli lalu di Kantor BPP Dlanggu.

Pantauan di lapangan, aktivitas pendampingan tanam jagung serentak tersebut dilakukan Babinsa bersama PPL dari BPP Dlanggu, Anik Sulistyas, SP. 

Masih di wilayah Dlanggu, kegiatan serupa juga berlangsung di areal persawahan seluas 30 hektar yang dikelola Poktan Sumber Rejeki, Dusun Kertorejo Desa Sumberkarang.  Tanam jagung serentak varietas BISI 226 ini, dilakukan langsung Ketua Poktan, Sampiyono beserta anggota dan mendapat pendampingan dari Babinsa Sertu Muhammad Sholeh
dan PPL setempat, Agus Suntono, SP.

Untuk diketahui, aktivitas pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya khusus (Upsus) ketahanan pangan guna membantu petani mewujudkan swasembada pangan di wilayah, khususnya komoditas Pajale (Padi, jagung dan kedele).
Share:

Kodim 0815 Turut Ambil Bagian Dalam Prokasih




Mojokerto, - Dalam rangka mendukung Program Kali Bersih (Prokasih) di Kota Mojokerto, Kodim 0815 mengerahkan sejumlah personelnya untuk berperanserta melaksanakan karya bakti pembersihan sungai di Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur,  Jum’at (02/08/2019). 

Danramil 0815/19 Magersari Kapten Inf Desto Jumeno selaku Perwira Pengendali dari Kodim 0815 Mojokerto, saat di lokasi, mengungkapkan, Program Kali Bersih atau Prokasih yang digagas Pemerintah Kota Mojokerto bertujuan untuk meningkatkan kualitas air sungai agar tetap berfungsi sesuai peruntukannya.  Selain itu, dengan adanya pembersihan sungai ini, diharapkan lingkungan akan menjadi lebih bersih, sehat dan nyaman.

Untuk mendukung mewujudkan kondisi tersebut, lanjut Danramil, maka Kodim 0815 Mojokerto turut ambil bagian dengan mengerahkan 25 personel, untuk melakukan pembersihan sungai di Kota Mojokerto. Kegiatan pembersihan sungai ini dilakukan rutin satu bulan sekali setiap hari Jum’at minggu pertama.

“Selain personel TNI dari Kodim 0815 Mojokerto, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan OPD Pemkot Mojokerto, Karang Taruna dan Tagana. Kegiatan pembersihan sungai ini dilakukan secara bergotongroyong, antara unsur Pemerintah dan masyarakat,” terangnya.

Pantauan di lapangan, kegiatan pembersihan sungai yang diikuti sekitar 150 orang tersebut, menyasar  sungai di Lingkungan Kedungsari, mulai Pertigaan By Pass sampai dengan Pertigaan Jalan Benteng Pancasila, kurang lebih sepanjang 1,5 kilometer.

Bahkan ketika pembersihan berlangsung, mendapat peninjauan dari Walikota Mojokerto, Hj. Ika Puspitasari, SE, dan Wakil Walikota Mojokerto, H. Achmad Rizal Zakaria, yang didampingi Kepala OPD terkait.

Share:

Recent Posts

3/recent/post-list

Popular Posts

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Need our help to upload or customize this blogger template? Contact me with details about the theme customization you need.